Saat menjalankan campaign PPC di Google Adwords, mungkin kita akan mengerenyitkan dahi ketika menjumpai jumlah total click di Adwords yang tidak (persis) sama dengan total visit di Google Analytics (Traffic Source: Adwords)

Bagaimana mungkin, misalnya, total jumlah click di Adwords ada 7.000 tetapi di Google Analytics tercatat hanya 6.579?

Misinterpretasi ini sering terjadi, saya akan coba jelaskan bagaimana clicks dan visits bisa menghasilkan angka yang berbeda.

Jumlah click di dalam Google Adwords mengindikasikan berapa user melakukan klik terhadap iklan kita.

Visits di dalam Google Analytics merupakan jumlah kunjungan user ke dalam website dalam kurun waktu (session) tertentu. By default, session di dalam Google Analytics adalah 30 menit.

Contoh kasus:

  • User search di Google untuk keyword tertentu, dia menemukan iklan kita. User tersebut melakukan klik (terjadi 1 click), masuk ke dalam website (terjadi 1 visit).
    Kemudian user kembali melakukan search dengan keyword yang berbeda, lagi-lagi menemukan iklan kita, dia klik lagi iklan tersebut (terjadi 2 click) dan masuk kembali ke dalam website tetapi dalam 1 session yang sama (dibawah 30 menit) maka Google Analytics mencatat 1 visit. Ya, 1 visit untuk 2 clicks yang terjadi.
  • Dalam kasus yang lain, user melakukan googling suatu keywords, menemukan dan klik iklan kita lalu masuk ke dalam website kita. User menganggap website kita menarik, dia melakukan bookmark di browser. Karena si user harus meeting marathon, dia tutup browser, lalu makan siang, kemudian kembali ke meja dan membuka kembali website kita dari bookmark. Tentu waktu yang dihabiskan oleh si user lalu kembali lagi membuka website kita lebih dari 30 menit. Saat membuka kembali website kita maka Google Analytics mencatat sebagai 2 visits. 2 visits dari 1 click Adwords.
  • Si user pada kasus diatas bisa saja melakukan browsing di suatu website yang kebetulan memasang Google Adsense atau si website masuk dalam Google Display Network, dan iklan kita muncul di website tersebut lalu user tersebut melakukan klik atas iklan kita maka jumlah klik akan bertambah meski visit tidak bertambah.

Visits tentu berbeda dengan Visitor.

Visits adalah kunjungan yang dilakukan user dalam kurun waktu tertentu, sedangkan visitor adalah orang yang melakukan kunjungan tersebut.

Jika satu orang visitor melakukan beberapa kali kunjungan tetapi dilakukan dalam satu session maka akan dianggap 1 visits. Jika dia melewati session tersebut, meskipun tidak menutup browser, maka jumlah kunjungan akan bertambah.

Dalam kurun waktu (tanggal) tertentu, kunjungan dari 1 unique visitor akan menambahkan data visitors dan visits,  jika dikemudian hari user tersebut melakukan kunjungan kembali maka Google Analytics mencatat kunjungan yang dilakukan tetapi dilakukan oleh visitor yang sama.

Tanggal 12 Agustus kemarin gue share beberapa pengalaman dan studi kasus SEOing di DealKeren.

Mudah-mudahan pengalaman ini bisa diaplikasikan dalam SEOing untuk website lain

 

Pengalaman gue: twitter punya andil penting buat dongkrak posisi halaman web di google. Twitter sbg linkbuilding. #SEOtwit

Untuk halaman baru agar lebih cepat diindex google, cukup twit halaman tsb dgn gunakan URL shortener #SEOtwit

Mirip linkbuilding page, linkbuilding dgn twitter: isi twit mempunyai perlakuan spt anchor text. #SEOtwit

Flow yg gue lakukan: buat landing page » twit landing page tsb » bangun linkbuilding dgn social bookmarking. Ya sesederhana itu #SEOtwit

Biasanya dgn flow SEOing yg sederhana td, suatu webpage sdh naik scr signifikan. Kalau kurang signifikan? Social bookmarking lagi. #SEOtwit

Bgmn kl suatu webpage dilinkbuilding hny dgn twitter? Ya trend positionnya sprt timeline: ada di puncak & lama2 mlorot lalu lenyap #SEOtwit

ttg #SEOtwit ini merupakan pengalaman yg gue lakuin utk website DealKeren.com. Habis ini studi kasus. Blm smp kntr blm bs twit kasusnya :D

Lanjut studi kasus #SEOtwit di DealKeren.com. kata kuncinya “spa”. page taman sari ada di posisi 7 google.co.id rincian backlinknya:

page taman sari itu di twit 2x, di RT 5x, dibacklink dgn socialbookmarking 150+100 socialbookmark. posisi awal 65 skrng 7 #SEOtwit

studi kasus yg ke-2: kata kunci “awet muda” jualannya bu @LiliWibiesono nih. hehehe. skrg di google.co.id posisi 7 dgn rincian BL: #SEOtwit

Landing Page “awet muda” ini baru naik tgl 5 ags. ditwit 5x di RT (gk ngitung) dibacklink (baru) 123 socialbookmark. skrg posisi 7 #SEOtwit

jadi kalau ada yg nanya bgmn gue melakukan SEOing jawabannya cuman: di twit dan di socialbookmarking. terlihat sederhana :D #SEOtwit

cth isi twit yg “awet muda” >> http://bit.ly/pTgbQI keyword twit: wajah awet muda. dapet 2 keyword position di google #SEOtwit

keyword pertama “wajah awet muda” posisi 5 dan “awet muda” posisi 7 #SEOtwit

riset keyword yg mau dimenangin di google jg merupakan riset isi twit. sekali dayung 5 keyword menang. gitu kira2 :D #SEOtwit

ada yg percaya kalau kita Share landing page di Facebook juga meningkatkan posisi di Google. Gue termasuk yg gak percaya :D #SEOtwit

ttg share di Facebook ini gak ngaruh thd posisi Google gue pernah liat videonya @mattcutts di youtube Google Webmaster Channel #SEOtwit

ngebacklink dgn socialbookmarking juga dibuat “senatural” mungkin. keywordnya jgn 1 tapi bbrp keyword yg bisa diutak-atik #SEOtwit

contoh. bidik “awet muda”, anchor textnya: “Awet Muda”, “Wajah Awet Muda”, “Tips Awet Muda”, “Rahasia Awet Muda #SEOtwit

bbrp minggu ada kasus lain dgn website lain. suatu page susah banged naiknya di Google. solusinya cuman 1: buat page baru lalu twit #SEOtwit

kalau sudah ditwit, hari itu juga biasanya sdh diindex. lalu baru kerjain socialbookmarkingnya #SEOtwit

Sehubungan beberapa permasalahan dengan hosting maka file-file blog yang sebelumnya tidak dapat di-restore. Terpaksa blog ini dimulai dengan posting yang sangat baru. Seolah blog yang baru lahir.

Tak apalah, blog baru, semangat baru dan topik tulisan yang baru juga.

top