5 hal yang harus diperhatikan dalam membeli domain “bekas”

Banyak dari para pemburu dollar internet kebingungan dalam mencari nama domain yang cocok untuk usahanya. Ingin nama itu sudah diambil, ingin nama ini sudah ada yang punya. Bagaimana kalau beli nama domain “bekas” saja?.
Ini menariknya dari dunia internet. Nama domain bekas bisa lebih mahal dibandingkan nama domain yang masih sangat baru. Ibarat membeli sepetak tanah, kata bosnya teman saya internet adalah dunia antah berantah macam wild-wild west dalam film koboi, di atas tanah tersebut kita sendiri yang menentukan ingin kita bangun apa tanah tersebut. Begitu juga nama domain. Dalam beberapa hal, membeli nama domain bekas patut dipertimbangkan jika kita concern dengan parameter-parameter yang terkandung dalam nama domain tersebut. Misal: Page Rank.
Parameter ini selalu menjadi ukuran paling jamak digunakan dari suatu halaman website. Meski metode pengkurannya hanya engineer Google dan Tuhan yang tahu.
Jika kita mengincar PageRank tertentu untuk menjalankan aksi mengumpul dollar, dimana syarat PageRank sangat dominan, maka membeli nama domain bekas yang sudah berPR bisa menjadi alternatif “jalan pintas” yang menarik.
Menurut saya, setelah baca sana-sini, dengar sini-sana , dalam membeli domain bekas hendaknya memperhatikan :
- PageRank dan Alexa Rank yang valid. Banyak sekali nama domain yang dijual mempunyai PR yang palsu. Dengan trik-trik tertenu hal ini menjadi mungkin. Untuk melakukan pengecekan validitas PR bisa dilakukan dengan mengecek di: http://digpagerank.com/ atau http://checkpagerank.net/ Perhatikan keterangan yang tertera pada tools tersebut. Hampir mirip dengan PageRank, angka alexa yang bagus memberikan keuntungan.
- Umur domain. Ibarat pepatah, makin tua makin bersantan. Bisa dicek dengan whois dsbnya.
- Backlink. Saya lebih menyukai kata referensi untuk menggambarkan arti dari backlink sesungguhnya. Tentu domain yang bernilai yang mempunyai banyak refrensi dari website lain. Perhatikan seberapa banyak backlink yang tercipta pada Yahoo Backlink atau Google Backlink. Ketikkan: link:namadomain pada Yahoo.com jika ingin melihat Yahoo Backlink atau link:namadomain pada Google.com jika ingin melihat Google Backlink. Perhatikan juga kualitas dari yang memberikan backlink.
- Directory. Perhatikan apakah domain tersebut sudah masuk dalam DMOZ (dmoz.org), Google Directory (google.com/dirhp), Yahoo Directory (dir.yahoo.com)
- Indexed. Perhatikan seberapa banyak nama domain tersebut terindex dalam Google (site:namadomain) atau di Yahoo. Jika sudah terindex, tentu perjalanan dalam membangun website selangkah lebih mudah.
Tentu tidak mudah mendapatkan nama domain yang bekas dengan memenuhi kriteria-kriteria diatas. Pasti ada yang kurang. Misal, PR nya fake tapi umurnya tua. PR nya valid tapi kecil dan backlink sedikit. Tentukan sendiri prioritas anda dalam membeli domain bekas. Apakah ingin membeli PR atau umur atau DMOZ listed dan seterusnya.
Selamat berburu domain bekas..
Domain bukan komoditas yang patut untuk diperdagangkan, so find another real product to trade !
11 Responses
Pertamax…
tq bos infonya…..sangat memberi manfaat …
wah info nya bagus bos. emang betul bgt tuh kmrn dpt 2 domain pr tinggi eh ternyata fake.
Sebelum membeli domain ini, saya sempat tertarik membeli domain bekas. Sudah cari kemana-mana ternyata sulit cari nama yang tetap. Akhirnya beli domain dan hosting baru sekalian. dimanage siapa tahu bisa dapat PR dan Alexa bagus. cuma kalau DMOZ, sulit … ada tips buat diindx DMOZ nggak ?
Thanks infonya
@Arif: Wahhh masalah DMOZ, saya aja susah boss.. hehehehhe…
Kalo susah, tinggal order aja ke marketbiz :)) .. Peace !!
ada saran tempat beli nd. domain dimana?
dan peluang untuk maen DP bgmn mungki bisa ditambahkan ..
wah mantab ini tips nya..
gimana dengan hak kita mengatur domain? apa kita mendapat hak untuk mengubah? –> ini juga perlu kan mas?
iya, betul mas. pertama beli domain bekas, saya dapat pr4 palsu. tapi karena pengalaman itu, sekarang jadi tau. dan si palsu itu lama-lama jadi pr3 valid sendiri.
jangan lupa yang sesuai standart ISO 9001
Don’t accept if seal os broken
Point2 yg bagus tuh, soalnya kadang PR bisa palsu, jd harus hati2 beli domain PR.
mantaf bos artikel na.. bagus wat bahan pembelajaran. sukses trus ya..